Timor Leste Resmi Jadi Anggota ASEAN ke -11

KUALA LUMPUR, PUSPIP – Timor Leste resmi menjadi anggota penuh ASEAN setelah disahkan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu pagi. Keputusan ini menandai berakhirnya perjuangan panjang lebih dari 14 tahun bagi negara muda di Asia Tenggara itu untuk diterima sepenuhnya sebagai bagian dari keluarga besar ASEAN.

Dalam upacara pembukaan yang dihadiri para kepala negara dan pemerintahan dari 10 negara anggota, bendera Timor Leste dikibarkan berdampingan dengan bendera negara anggota lain di pusat konvensi. Tepuk tangan panjang menggema di ruang sidang saat Ketua ASEAN tahun ini, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, mengumumkan pengesahan keanggotaan penuh Timor Leste.

“Dengan ini, ASEAN menyambut Timor Leste sebagai anggota ke-11. Ini bukan hanya simbol penyatuan kawasan, tetapi penguatan semangat persaudaraan dan solidaritas Asia Tenggara,” kata Anwar dalam pidato resminya. Ia menyebut langkah itu sebagai bukti bahwa ASEAN tetap menjadi organisasi inklusif dan terbuka bagi semua negara di kawasan yang berkomitmen terhadap perdamaian dan pembangunan.

Perdana Menteri Timor Leste, Xanana Gusmão, yang hadir bersama delegasi besarnya, tampak haru. Dalam pidato balasan yang mendapat sambutan hangat, Xanana menyebut keanggotaan penuh ini sebagai “buah dari perjalanan panjang rakyat Timor Leste menuju pengakuan dan partisipasi sejajar di kawasan”.

“Sejarah dibuat hari ini. Kami datang bukan hanya untuk menjadi bagian, tetapi juga untuk berkontribusi. Kami percaya, masa depan Asia Tenggara adalah masa depan bersama,” ujar Xanana.

Keputusan ini juga menandai babak baru dalam sejarah ASEAN — perluasan pertama sejak masuknya Kamboja pada 1999. Timor Leste, yang memproklamasikan kemerdekaannya dari Indonesia pada 2002, telah mengajukan permohonan menjadi anggota ASEAN sejak 2011.

Pada 2022, ASEAN secara prinsip menyetujui permohonan itu dan memberikan status observer pada 2023 saat Indonesia menjadi ketua. Melalui KTT ke-42 di Labuan Bajo, para pemimpin ASEAN sepakat menyusun peta jalan menuju keanggotaan penuh yang akhirnya direalisasikan tahun ini di bawah keketuaan Malaysia.

Dari pantauan di lokasi, suasana KTT berlangsung khidmat namun hangat. Sejumlah delegasi terlihat menyalami Xanana dan Menteri Luar Negeri Timor Leste, Bendito Freitas, setelah pengibaran bendera. Beberapa pemimpin, termasuk Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong dan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr., tampak menyampaikan ucapan selamat langsung. (dms)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *