PM Anwar Ibrahim ke Brasil untuk KTT Brics dan ASEAN

BRASILIA, PUSPIP – Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim tiba di Brasilia, hari ini untuk menghadiri KTT Pemimpin BRICS ke-17 yang diselenggarakan oleh Brasil. Demikian kantor berita nasional Bernama memberitakan.

Pesawat yang membawa Dr. Anwar dan delegasinya mendarat di Pangkalan Angkatan Udara Galeão (BAGL) pukul 5.41 pagi waktu setempat (16.41 waktu Malaysia) setelah penerbangan 12 jam dari Paris tempat perdana menteri menyelesaikan kunjungan resminya selama dua hari.

Datuk Seri Anwar diterima oleh Penjabat Kepala Misi Kedutaan Besar Malaysia di Brasilia, ibu kota Brasil, Datuk Mohammad Ali Selamat; Sekretaris Promosi Perdagangan, Sains, Teknologi, Inovasi dan Kebudayaan, Kementerian Luar Negeri Brasil, Laudemar Gonçalves de Aguiar Neto, dan pejabat Brasil lainnya.

Anwar, yang juga Menteri Keuangan, hadir di sini atas undangan Presiden Luiz Inácio Lula da Silva.

Ia didampingi Menteri Investasi, Perdagangan dan Industri Tengku Datuk Seri Zafrul Abdul Aziz; Menteri Perhubungan Anthony Loke; Anggota Parlemen Miri Ketua Choon Man; dan Anggota Parlemen Paya Besar Datuk Mohd Shahar Abdullah.

Partisipasi Malaysia dalam KTT Pemimpin Brics ke-17 adalah dalam kapasitasnya sebagai Negara Mitra BRICS dan Ketua Asean 2025.

KTT ini akan menandai pertemuan pertama para Kepala Negara dan Pemerintahan dari Negara Anggota dan Mitra BRICS.

Malaysia secara resmi memperoleh status Negara Mitra Brics pada tanggal 1 Januari 2025.

Beberapa jam setelah tiba di kota pesisir, Anwar dijadwalkan menyampaikan pidato di Forum Bisnis BRICS bersama presiden Brasil.

Pada hari Senin, Perdana Menteri akan menyampaikan Pernyataan Nasional tentang sesi “Penguatan Multilateralisme, Urusan Ekonomi–Keuangan, dan Kecerdasan Buatan” dan sesi “Lingkungan, COP30, dan Kesehatan Global”.

Intervensi tersebut mencerminkan komitmen teguh Malaysia untuk memperkuat multilateralisme dan memperkuat suara dan kepentingan negara-negara berkembang.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua ASEAN 2025, Malaysia akan berupaya untuk mendorong keterlibatan yang lebih kuat antara ASEAN dan BRICS, dengan tujuan memajukan kerja sama regional, memperdalam kemitraan ekonomi, dan berkontribusi pada upaya kolektif menuju ekonomi global yang lebih adil dan berkelanjutan.

Selama tiga hari tinggalnya di sini, Anwar dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral dengan mitranya dari Negara Anggota dan Mitra BRICS

Ia juga diharapkan terlibat dengan perusahaan Brasil dan Malaysia.

Kelompok Brics — yang berfungsi sebagai forum koordinasi politik dan diplomatik bagi negara-negara di Global Selatan dan kolaborasi lintas berbagai sektor — awalnya didirikan oleh Brasil, Rusia, India, dan Cina.

Kemudian diperluas dengan mengikutsertakan Afrika Selatan pada tahun 2011, diikuti oleh Mesir, Ethiopia, Iran, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA) pada tahun 2023, dan Indonesia pada tahun 2024.

Malaysia, serta Belarus, Bolivia, Kazakhstan, Kuba, Nigeria, Thailand, Vietnam, Uganda, dan Uzbekistan, diterima sebagai negara mitra Brics. – B/dms

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *