
Akbayan, Pemuda Duterte, Tingog pimpin hasil akhir pemilihan daftar partai Dari kiri: Dadah Kiram Ismula, pengacara Chel Diokno, dan Akbayan Rep. Perci CendaƱa menyerahkan sertifikat pencalonan dan penerimaan INQUIRER.net/John Eric Mendoza
MANILA, PUSPIP – Akbayan, partai politik sosial demokrat dan progresif di Filipina, dan Pemuda Duterte, organisasi pemuda sayap kanan pendukung pemerintahan Presiden Filipina ke-16 Rodrigo Duterte serta Tingog partai politik yang ikut serta dalam partai daftar (party-list) di Filipina – muncul sebagai kelompok pertama, kedua, dan ketiga dalam daftar partai dengan suara terbanyak saat Badan Pendataan Nasional (NBOC) menyelesaikan pendataannya untuk pemilihan paruh waktu 2025. Demikian laman inquirer.net memberitakan.
Menurut hasil resmi NBOC yang dirilis pada hari Jumat, penghitungan suara akhir menunjukkan bahwa Akbayan memperoleh 2.779.621 suara, diikuti oleh Pemuda Duterte dengan 2.338.564 suara, dan Tingog dengan 1.822.708 suara.
Akbayan memperoleh 6,63 persen suara, Pemuda Duterte dengan 5,57 persen, sementara Tingog memperoleh 4,34 persen.
Menurut data yang dikirim oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang bertugas sebagai NBOC, terdapat 57.350.968 pemilih dan surat suara yang dihitung dari 69.673.653 pemilih terdaftar, yang berarti tingkat partisipasi pemilih sebesar 82,20 persen.
Sisanya dari 10 kelompok daftar partai teratas, setelah tiga kelompok pertama, adalah sebagai berikut:
4P (1,46 juta suara, 3,50 persen)
ACT-CIS (1,23 juta suara, 2,96 persen)
Ako Bicol (1,07 juta suara, 2,56 persen)
Uswag Ilonggo (777.754 suara, 1,85 persen)
Partai Solid North (765.322 suara, 1,82 persen)
Trabaho (709.283 suara, 1,69 persen)
Cibac (593.911 suara, 1,42 persen)
Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang berkedudukan sebagai Badan Penghitung Suara Nasional (BPN), akan mengumumkan hari ini sedikitnya 53 kelompok partai yang memperoleh suara terbanyak selama pemilihan sela pada 12 Mei.
Jumlah akhir yang akan diumumkan, dan juga jumlah kursi yang akan dialokasikan bagi mereka di DPR, pada akhirnya akan bergantung pada penerapan putusan Mahkamah Agung tahun 2009 oleh lembaga pemungutan suara, dan juga keputusannya mengenai kasus-kasus diskualifikasi yang tertunda.
Pengumuman daftar partai hari ini, yang dilakukan tujuh hari setelah pemungutan suara, merupakan yang tercepat sejak pemilu yang sepenuhnya otomatis dilaksanakan pada tahun 2010.
Sebelumnya, pengumuman pemenang daftar partai tercepat terjadi pada pemilu sela 2019, sembilan hari setelah pemilu. Pengumuman terlama terjadi pada 2010, saat NBOC hanya mengumumkan sebagian daftar partai 21 hari setelah pemilu. (dms)
