Nurul Izzah Anwar Wakil Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR)

JOHOR BARU, PUSPIP – Nurul Izzah Anwar terpilih menjadi Wakil Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) setelah memenangkan pemilihan jabatan PKR pada masa sidang 2025-2028.

Keputusan resmi diumumkan oleh Ketua Komite Pemilihan Pusat (JPP) Datuk Seri Dr Zaliha Mustafa pada Kongres Nasional 2024/2025 di Persada International Convention Center.

Ketua Dewan Kepemimpinan Negara Bagian Penang itu mengalahkan petahana, Datuk Seri Rafizi Ramli, yang juga Menteri Ekonomi, dengan meraih 9.803 suara.

Proses pemilihan jajaran pimpinan partai untuk Dewan Pimpinan Pusat (MPP), Dewan Pimpinan Keadilan Pemuda (AMK) Pusat dan Dewan Pimpinan Perempuan Pusat, yang dimulai pukul 8 pagi dan berakhir pukul 5 sore, melibatkan total 32.030 pemilih secara fisik dan daring.

Kongres yang diresmikan oleh Presidennya, Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim, juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pertimbangan PKR Datuk Seri Dr Wan Azizah Wan Ismail dan pimpinan partai.

Turut hadir Presiden National Trust Party (Amanah) Datuk Seri Mohamad Sabu, Sekretaris Jenderal DAP Anthony Loke, Presiden Sabah United Kinabalu Progressive Organization (UPKO) Datuk Ewon Benedick, Sekretaris Jenderal Barisan Nasional Datuk Seri Dr Zambry Abdul Kadir dan Sekretaris Jenderal Partai Pekerja Bumiputera Bersatu (PBB) Datuk Seri Alexander Nanta Linggi.

Dijuluki ‘Putri Reformasi’, alumni Universiti Tenaga Nasional dan Universitas Johns Hopkins itu juga berhasil mempertahankan posisinya sebagai Kepala Cabang Permatang Pauh dalam pemilihan tingkat Cabang baru-baru ini.

Pada pemilu 2022, Nurul Izzah, 44, yang tidak mencalonkan diri, diangkat sebagai Wakil Presiden PKR.

“Kehadiran Nurul Izzah sebagai Wakil Presiden sangat tepat untuk memperkuat partai, terutama saat PKR menjadi pilar Pemerintah Persatuan saat ini,” kata Ketua Dewan Kepemimpinan Negara Bagian Kehakiman (MPN) Kelantan, Datuk Seri Mohamad Suparadi Md Noor, menjelang pemilihan.

Menurutnya, pengalaman Nurul Izzah lebih dari 25 tahun dalam politik dan kepribadiannya yang ramah terhadap rakyat akan membantu PKR menghadapi tantangan politik saat ini secara lebih efektif.

Ia mengatakan, pihaknya sangat yakin bahwa perempuan tersebut merupakan sosok yang sangat tepat untuk mengemban tanggung jawab tersebut.

Sementara itu, Mohamad Suparadi juga menolak tegas tudingan bahwa pencalonan Nurul Izzah bersifat nepotistik atau berdasarkan ikatan keluarga.

“Kita tidak melihat beliau sebagai putra Presiden, tetapi lebih kepada kemampuan dan pemikiran beliau yang sudah terlihat dalam perjuangan partai selama ini,” terangnya.

Menurut dia, Kepala Cabang yang menyatakan dukungan terbuka terhadap pencalonan Nurul Izzah adalah Tanah Merah, Kota Bharu, Gua Musang, Bachok, Ketereh, Pasir Puteh, Machang, Kubang Kerian, Rantau Panjang, Tumpat, Pasir Mas, Jeli dan Kuala Krai.

Sementara itu, Rafizi yang sebelumnya menjabat sebagai Bendahara Pemuda Keadilan (2003), Anggota Dewan Pimpinan Tertinggi Keadilan (2003), dilantik sebagai Anggota Dewan Pimpinan Pusat (MPP) dan Bendahara Dewan Pimpinan Negara Bagian Terengganu pada 2009, berhasil memenangi posisi Wakil Presiden pada pemilu 2022. Ia sukses mengalahkan mantan Sekjen Datuk Seri Saifuddin Nasution Ismail.

Pemilihan pimpinan periode 2025-2028 ini diikuti oleh total 251 orang calon yang mengajukan diri untuk mengikuti pemilihan, meliputi 104 orang nominasi MPP, 85 orang kandidat Dewan Pimpinan AMK, dan 62 orang kandidat Dewan Pimpinan Perempuan. – dms

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *