Fakhrulrazi Bantah PM Anwar Menurun di Dunia Internasional

KUALA LUMPUR – PUSPIP. – Pihak Oposisi Perikatan Nasional (PN) di Malaysia mengklaim bahwa di bawah pemerintahan Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim citra negara telah mengalami penurunan yang serius di mata internasional .

Namun, bagi mantan Anggota Majelis Negara Bagian Meru, Ustaz Mohd Fakhrulrazi Mohd Mokhtar, Perikatan Nasional (PN), khususnya Pemimpin Oposisi Datuk Seri Hamzah Zainudin, harus menunjukkan bukti penurunan citra negara yang disebabkan oleh PMX – sebutan PM ke 10 (X) Malaysia itu – sebagaimana yang dia sampaikan agar tidak dianggap sengaja membohongi rakyat.

Ustaz Fakhrulrazi Chief de Mission MAPIM Asia Tenggara yang juga anggota Partai Keadilan Rakyat (PKR), partai PMX mengatakan hal bertentangan dengan ajakan rekam jejak pemerintahan PM Anwar sejak November 2022 agar ditinjau kembali, justru Malaysia semakin dikenal dan dipercaya dunia berkat diplomasi dan strategi investasi asing yang dijalankan oleh PMX.

Diungkapkannya, Forum Ekonomi Dunia 2024 telah mengakui Malaysia sebagai salah satu negara yang menunjukkan reformasi ekonomi progresif di antara negara-negara berkembang.

Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) menyatakan bahwa Malaysia mencatat peningkatan skor Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Financial Times dan Bloomberg juga memuji kebijakan fiskal pemerintah dan ketegasan dalam menangani kebocoran, korupsi, dan pemborosan, ” ungkapnya..

“Oleh karena itu, serangan terhadap PMX lebih berkaitan dengan persepsi, sentimen, dan asumsi — bukan data. Bahkan, ada kemungkinan beberapa individu merasa terancam oleh kebijakan PMX yang membersihkan sistem dari warisan rezim SSDM,” ujarnya dalam sebuah pernyataan.

Menurut Fakhrulrazi, PM telah memposisikan Malaysia sebagai nama besar baru di kancah politik internasional hingga menerima undangan untuk mengunjungi Rusia, Inggris, Prancis, dan Italia — negara-negara adidaya dunia yang belum pernah mengundang para pemimpin pemerintahan Malaysia selama dua dekade terakhir.

PMX juga menjadi suara paling lantang di ASEAN dan OKI dalam menentang penindasan Israel. “Ia juga mendorong reformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa dan menuntut agar hak veto diakhiri demi keadilan universal,” ujarnya.

Oleh karena itu, Fakhrulrazi terkejut dengan sikap oposisi yang tidak mau mendukung hal-hal baik yang telah dilakukan PM bagi negara.

Oposisi justru sangat resah karena pemerintahan yang dijalankan PM pada akhirnya akan menjerat mereka, dan skandal keuangan lama akan terbongkar sebelum Pemilihan Umum ke-16.

“Karena reformasi ini menyingkap ruang lingkup kekuasaan lama. Penyelidikan atas dana politik dan penyalahgunaan kekuasaan semakin mendekati elit lama. Ini lebih meresahkan karena Anwar tidak tunduk pada ‘kesepakatan elit’ atau berkompromi dengan kartel korup,” sindir Fakhrulrazi.

Dalam hal ini, katanya, masyarakat tidak perlu mempercayai propaganda oposisi. Apalagi membuang-buang waktu menghadiri demo menurunkan Anwar Ibrahim akhir pekan ini karena oposisi tidak mampu memberikan bukti kelemahan atau kerugian negara yang telah dipimpin PM Anwar selama dua tahun terakhir. (K/dms)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *