
KUALA LUMPUR, PUSPIP – Satu lagi restoran bernuansa Asia Tengah hadir di kota Kuala Lumpur, Malaysia. Restoran Uyghur Saray menghadirkan mie asli buatan tangan dan hidangan nasi aromatik bersama daging domba empuk untuk pengunjung Malaysia.
Cita rasa masakan asli Asia Tengah hadir di Kuala Lumpur sejak Sabtu 7 Desember 2024 lalu, dengan dibukanya Restoran Uyghur Saray.
Restoran Uyghur Saray, yang terletak di Wisma Siah Brothers, 74-G, Jalan Pahang, Titiwangsa Sentral – Kuala Lumpur, didirikan oleh para pengusaha yang menerima saran ABIM untuk menampilkan masakan Uyghur sekaligus mendukung kesadaran budaya melalui usaha bisnis ini.
“Restoran ini mewakili lebih dari sekedar makanan – ini adalah bentuk diplomasi budaya dan makanan,” kata Ahmad Fahmi Mohd Samsudin, presiden Gerakan Pemuda Muslim Malaysia (ABIM), saat berbicara kepada media.
Meskipun pengunjung dapat menikmati masakan asli Uighur, hal ini membuka perbincangan tentang kekayaan warisan komunitas Uighur yang mayoritas beragama Islam dan situasi terkini di Xinjiang, Tiongkok. “Makanan selalu menjadi media yang ampuh untuk memahami budaya, kata Fahmi ABIM.
“Melalui hidangan tradisional ini, kami berharap masyarakat Malaysia dapat lebih mengapresiasi budaya Uighur sekaligus menjadi lebih sadar akan tantangan yang dihadapi komunitas Uighur secara global, ” tegasnya.
Pendirian ini bertujuan tidak hanya untuk memperkenalkan cita rasa tradisional Uyghur kepada pengunjung Malaysia, sekaligus menyoroti kekayaan warisan budaya dan tantangan berkelanjutan yang dihadapi oleh komunitas Uyghur.
Sementara itu, Dewan Koordinasi LSM Islam Sekutu (ACCIN) memberikan ucapan selamat atas pembukaan tersebut. CEO ACCIN Jamal Mohamed Shamsudin mengatakan nama tersebut memiliki kesan kerajaan; ’Saray’ sebenarnya berarti ‘Istana’ dalam bahasa Uyghur.
Secara khusus restoran ini menghidangkan mie segar yang disajikan dengan berbagai pilihan daging dan Polo, nasi aromatik yang menyajikan daging domba atau ayam empuk dengan wortel manis dan rempah-rempah khas Uyghur.
Restoran ini akan bergabung dengan semakin banyak restoran di Malaysia yang menawarkan masakan Asia Tengah, yang mencerminkan meningkatnya keragaman budaya dalam dunia kuliner di negara tersebut.
Di balik layar, para pemimpin Uighur telah menunjukkan kehadiran mereka di Malaysia, bahkan ketika organisasi hak asasi manusia terus melaporkan penindasan sistematis terhadap minoritas Uighur – klaim yang selalu dibantah oleh Tiongkok.
Dipimpin oleh perwakilan dari Amerika Serikat dan Turki, mereka sibuk membangun jaringan di tingkat tertinggi.
Diantaranya adalah LSM yang berbasis di Turki, Persatuan Internasional Organisasi Turkistan Timur (IUETO)—mulai dari pertemuan parlemen dengan anggota parlemen hingga diskusi strategis dengan penasihat Wisma Putra dan bahkan bertemu langsung dengan Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim.
PUSPIP menyampaikan Selamat dan Sukses kepada Uyghur Saray Restoran yang kini menambah pilihan kuliner bagi warga Malaysia di KL dengan menu khas Asia Tengahnya. (dms)
Artikel Lainnya
Dr. Anwar Ibrahim Batasi Jabatan PM Dua Periode
KUALA LUMPUR, PUSPIP — Perdana Menteri Malaysia Dr. Anwar Ibrahim kembali menegaskan komitmennya untuk mendorong reforma…
Read MoreBanjir Landa Sejumlah Negara ASEAN, Ribuan Mengungsi dan Pemulihan Berjalan Bertahap
JAKARTA, PUSPIP — Banjir besar masih melanda sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) sepanjang pekan ini, dipic…
Read MorePUSPIP Buka Pelatihan dan Sertifikasi BNSP untuk Chef, Cook Helper, hingga Waiter
BEKASI, PUSPIP – Pusat Pendidikan dan Pelatihan Industri Pariwisata (PUSPIP) bekerja sama dengan Badan Nasional Se…
Read MoreHubungi Kami
Hubungi kami jika ada informasi yang ingin disampaikan melalui formulir dibawah ini.
PUSPIP memerlukan informasi kontak yang Anda berikan kepada kami untuk menghubungi Anda mengenai informasi yang ingin Anda tanyakan. Privasi dan komitmen kami untuk melindungi privasi Anda merupakan salah satu prioritas Kami.



